Posts

Malas

Saya membaca cuitan dari seorang pegawai kopi berlogo medusa di twitter beberapa hari lalu tentang kehidupan pribadinya. tentang rasa malas untuk berbasa-basi dengan orang baru. sepertinya cuitan tersebut sudah cukup lama, atau setidaknya beberapa minggu kalau tidak salah lihat.  Iya, yang dituliskan di akun tersebut mewakili keadaan saya belakangan.  Semakin enggan berkenalan dengan orang baru. Semakin enggan untuk berbasa-basi. Semakin menikmati kesendirian. dan seterusnya...
Ditambah orang yang pernah intens komunikasi beberapa bulan lalu entah kemana sekarang. lebih tepatnya, kenapa sih? padahal saya masih sanggup kok diajak berbicara yang ga penting tengah malam buta untuk mengusir kebosananmu. hehehe... Sayanya malas menanyakan hal tersebut kepada yang bersangkutan, jadi ya lenyap begitu saja seperti belum pernah kenal.
Pelampiasan saya belakangan ini semakin rajin olahraga. lari, kemudian badminton setiap kamis, dan yang disayangkan adalah tenis untuk sementara vakum dulu. ebuset, udah…

hello moto!

Image
Ini kali kedua saya mendapat pesan ajakan dari seorang teman dekat pada masa kuliah dulu untuk bergabung ke klub fotografi setelah melihat postingan saya di dunia maya. saya sebetulnya mempunyai minat fotografi dari jaman sekolah meski tidak pernah terealisasi. malah dulu lebih minat jadi modelnya ketimbang yang motoin. hehehe..

Iya, belakangan ketika jaman sudah semakin canggih, dengan bermodal hape apel kegigit SE yang belakangan jadi pegangan saya, cukup aktif foto-foto meski tidak semua saya posting. ada beberapa saya masukkan ke fesbuk, dikumpulkan sekian foto baru upload. selebihnya jadi koleksi pribadi aja, termasuk anggota tubuh teman tidur. #eh 
Kadang terpikir jika ada yang memberikan pujian, apakah sebagus itu hasil jepretan saya? atau perhatian dari orang yang memberikan pujian adalah bentuk dari ajakan supaya lebih bagus lagi dari yang sekarang? padahal kalo difikir kadang hanya kebetulan saja(tergantung momen dan mood) bisa mendapat sebuah foto dengan hasil yang memuaskan …

Sorry Eggsy!

Image
Ketika Kingsman: The Secret Service rilis pertama kali 2015 lalu saya terkesima dengan film arahan Matthew Vaughn tersebut. film aksi yang memperkenalkan Taron Egerton sebagai Eggsy dan patut menjadi idola baru di dunia perfilman juga didukung oleh Colin Firth, Michael Caine, Mark Strong dan Samuel L. Jackson yang nimbrung pada filmnya. sukses secara komersil dan review tentu saya pribadi serta jutaan penonton lain berharap kisah Eggsy kembali ke layar lebar dalam waktu dekat. dan lampu hijau kembali diberikan oleh 20th Century Fox dengan Vaughn kembali sebagai sutradara Kingsman dengan menambah sejumlah aktor terkenal untuk nimbrung. sebut saja Hale Berry, Channing Tatum, Julliane Moore, Elton John, Michael Gambon dan Jeff Bridges. 


Meski pada awal perillisan trailernya cukup menarik hati untuk segera menonton filmnya, lama kelamaan saya berfikir: "ini ga kebanyakan yang nimbrung?"  "bakal jadi bumerang ga untuk filmnya nanti?" ...dan seterusnya. sigh!
Rabu lalu, saya m…

The Wedding Planner

Image
Mayoritas pada mengajukan pertanyaan yang sama. "Lu nikah?" "Kok ngga ngundang?"
dst..dst..dst..
Padahaaal..kalo dilihat semua postingan saya malam kemarin, tentu bisa mengambil kesimpulan bahwa yang menikah bukan saya. tapi anggapan banyak orang sepertinya saya yang melangsungkan pernikahan kemarin malam. Tapi ya di aminkan saja semua yang mengucapkan kata selamat meski tetap bertanya kenapa tidak diundang. ya, nanti ada masanya saya menikah dan mungkin mereka-mereka yang bertanya akan diundang. mungkin..
Iya, mungkin saja saya tidak menikah atau menikah, who knows? hehehe... Kadang seru juga ya bikin rame dunia maya.  Karena bisa jadi mereka yang mengucapkan selamat berkali-kali mencoba mencarikan jodoh untuk saya. pendamping hidup yang sudah seharusnya untuk pria berusia kepala 3. tapi nyatanya hingga saat ini keinginan menikah saya rem dahulu. meski ketika menjadi panitia kemarin malam keinginan itu muncul kembali. 
Tapi, bisakah? hmmm...

Baby Driver

Image
Warning: semoga postingan ini belum terlambat dan mungkin mengandung spoiler!



Seperti biasa, mood yang sudah terbangun setelah menyaksikan film terbaru Edgar Wright, Baby Driver untuk langsung komen sana-sini kandas hingga terealisasi baru malam ini. film kelima dari sutradara yang tadinya akan membesut Ant-Man ini sukses melampaui keempat film terdahulunya, terutama dari raihan komersil yang diraih jika keempat film lainnya ditotal, masih berada dibawah perolehan Baby Driver
Tapi, tulisan singkat saya kali ini tidak tentang si abang Edgar, tapi menjawab pertanyaan dari seorang teman di dunia maya yang mempertanyakan kenapa saya memberi nilai 10 untuk film ini?
Well, filmnya tidak terlalu sempurna bagi saya, tapiii...saya juga tidak pelit nilai kalau memang sebuah film berhasil menghibur saya. setidaknya sepanjang saya menonton tidak merasa bosan, jalinan cerita cukup rapih dan tidak terlalu banyak pengganggu disekitar. kayak kaki yang nendang-nendang kursi, misalnya (saya akan membaha…

The Wedding Banquet

Image
Baru menyelesaikan film komedi yang katanya salah satu masterpiece dari sutradara peraih 2 Oscar Best Director, Ang Lee. Film bergenre komedi ini bercerita tentang pasangan gay, yang salah satunya akan dikunjungi oleh kedua orangtuanya untuk mengadakan pernikahan putranya tersebut akibat "berbohong",  Filmnya cukup simpel, ringkas dan ya menghibur dengan kesederhanaan tokoh sentralnya. meski setelah menyaksikan filmnya berakhir, timbul pertanyaan "adakah kisah ini di Indo? disekitar kita yang nyata seperti dunia film?". mungkin saja ada dan kalau tidak salah, saya pernah lihat postingan seseorang di twitter tentang sebuah buku yang didasari kisah nyata "suamiku dan pacar lelakinya" *cmiiw*.


Ya, mungkin kurang lebih The Wedding Banquet seperti itu. pasangan gay tersebut bersandiwara terhadap kedua orangtua dengan mengadakan pernikahan yang tidak berdasar suka-sama-suka. film berakhir happy ending bagi kelima tokoh sentralnya. yang lagi-lagi, pertanyaan pribad…

Kane Brown

Image
Berondong berusia 24 tahun ini menjadi penyanyi country perdana yang saya beli full albumnya di itunes. sebuah prestasi tersendiri! hahaha... Bahkan mengalahkan Shania Twain yang pernah saya suka jaman sekolah dulu. padahal, saya mendengarkan suara Kane Brown hanya sepintas lalu saja ketika sedang menyaksikan video chart billboard di youtube. ga terlalu ngeh juga pada saat itu diperingkat berapa dan semalam memutuskan beli full album yang berisi 11 lagu dengan durasi ga sampe sejam, 36 menit tepatnya.  
Sejauh ini, memang What Ifs yang bolak balik saya dengarkan karena lagu itu yang pertama kali saya dengar dan sejauh ini masih betah didengar, sedangkan 10 lagu lain yang melalui preview cukup nyangkut di telinga jadi belilah full album. 
Anyway, semoga Brown karirnya terus bagus dan bisa mengikuti jejak seniornya macam, Blake Shelton maupun Tim McGraw.